Ketika mendengar ada
tempat bernama Whispering Wall di dekat Adelaide, pada mulanya aku takut.
Syerem ah, mosok tembok bisa berbisik? Ada hantunya kali? Tetapi setelah
mendatangi tempat yang dimaksud, ternyata tempat itu merupakan sebuah
bendungan. Nah lo, ada yang bunuh diri dengan loncat di bendungan ini kali ya?
Terus arwahnya gentayangan dan berbisik-bisik?
Bukan!!!! Ternyata
begini sejarahnya teman-teman.
![]() |
Zita di Whispering Wall |
Barossa Reservoir
atau lebih terkenal dengan sebutan Whispering Wall, merupakan sebuah bendungan
yang berlokasi di Williams Town Australia Selatan, dibangun pada tahun 1899
sampai 1902, dan bertujuan memberi pasokan air ke Gawler dan sekitarnya. Dengan
ketinggian 36 meter, bendungan ini merupakan yang tertinggi di Australia.
Lalu, kenapa
bendungan ini bisa berbisik? Begini ceritanya.
Pada kedua ujung
bendungan yang berjarak 144 meter, ada gambar orang yang sedang mendengarkan
seperti ini.
Berdirilah disebelah
gambar ini, dan seorang lainnya berdiri di sebelah gambar satunya lagi yang ada
di ujung bendungan, kemudian bercakaplah seperti biasa, tanpa perlu berteriak,
maka suara orang yang berjarak lebih dari 140 meter di ujung bendungan, akan
terdengar dengan jelas, seolah orang itu berdiri tepat didepanmu. Tidak
percaya? Buktikan sendiri!!
Berikut keterangan
yang dipajang di sebelah Barossa Reservoir.
Kalo kurang jelas
tulisannya, ini aku tulis ulang.
Widely known as the
“The Whispering Wall”, at the time of its completion in 1902, Barossa Reservoir
was not only the first arch dam in South Australia but the highest in
Australia. It generated international interest for its bold and visionary
design.
The dam has
surprising acoustic properties. Sounds at one end of the dam can be heard
clearly at the other end. Its curved, slender shape and quiet location induces
conditions that contribute to the transmission of sound. Straight line sound
waves reflect obliquely off the wall as they travel 140 metres to the other
end.
Baca juga :